Belajar Memahami Percabangan di dalam PHP

Posted on

Percabangan adalah sesuatu yang tidak terpisahkan dalam dunia pemrograman. Seringkali ketika kita mempelajari PHP untuk mengembangkan sebuah website pasti kita akan menemukannya.

Jika dilihat dari beberapa sumber, percabangan sendiri diartikan sebagai pilihan pernyataan (data) yang akan menjalankan proses berdasarkan kondisi tertentu. Dengan kata lain, pernyataan (statement) akan dieksekusi jika benar (true).

Pernyataan yang salah (nilai yang salah) tidak akan mempengaruhi proses yang sedang berjalan. Untuk pemahaman yang lebih baik, pertama-tama kita harus membahas jenis kondisi dalam PHP.

Apa fungsi atau kegunaan penggunaan percabangan. Berapa banyak jenis percabangan yang ada di PHP dan contoh implementasinya?

 

Fungsi kondisi di PHP

dalam pemrograman PHP dan secara umum dalam bahasa pemrograman lainnya. Fungsi percabangan adalah menyeleksi beberapa pernyataan yang memenuhi kriteria tertentu. Seperti yang dapat kita lihat pada contoh gambar di atas, ada dua pernyataan untuk bilangan ganjil dan genap.

Tetapi hanya akan ada satu dari dua yang memenuhi syarat, yaitu apakah angkanya ganjil? Jelas, jawaban 2 bukanlah bilangan ganjil. Jadi pernyataan bilangan genap akan salah (false) sedangkan pernyataan bilangan ganjil akan benar (true).

Jenis percabangan

Ada beberapa jenis percabangan dalam bahasa pemrograman PHP, yaitu:

jika
Bentuk paling sederhana dari kondisi, yang hanya akan mengeksekusi pernyataan jika kondisi bernilai benar.

if(kondisi){
    Pernyataan akan dieksekusi bila kondisi bernilai true
}

Contoh :

<?php
if (2 % 2 == 0){
    echo "Bilangan Genap";
}
?>

Output : Program ini menghasilkan output “Bilangan Genap” karena memenuhi kondisi 2 modulus 2 adalah 0

2. If Else
Bentuk kondisi kedua dari if, pernyataan pertama akan dieksekusi bila bernilai benar. Bila bernilai salah maka pernyataan kedua yang akan dieksekusi

if(kondisi){
    Pernyataan pertama;
} else {
    Pernyataan kedua;
}

Contoh:

<?php
if (2 % 2 == 1){
    echo "Bilangan Genap";
}else {
    echo "Bilangan Ganjil";
}
?>
Output : Program ini menghasilkan output “Bilangan ganjil” karena tidak memnuhi kondisi tersebut dimana 2 Modulus 2 adalah 0 bukan 1.

3. If…Else If.. else

Kondisi if else yang dapat dibilang cukup kompleks karena kondisi lebih dari satu. Pernyataan akan dieksekusi apabila kondisi bernilai true. Apabila tidak ada kondisi yang bernilai true maka pernyataan else yang akan dieksekusi.

if(kondisi pertama){
    Pernyataan;
} elseif (kondisi kedua){
    Pernyataan;
}elseif (kondisi ketiga){
    Pernyataan;
}
else {
    Pernyataan;
}

Contoh:

$umur=35;

if($umur<=10){
    echo "Anak-anak";
} elseif ($umur<=18){
    echo "Remaja";
}elseif ($umur<=35){
    echo "Dewasa";
} elseif ($umur<=65){
    echo "Parubayah";
} else {
    echo "Tua";
}

Output : Program ini menghasilkan output “Dewasa” karena variabel umur memenuhi kriteria kondisi ketiga yaitu umur <=35 tahun.

4. Switch

Dalam pembelajaran PHP juga terdapat kondisi toggle, kecuali kasus percabangan. Switch adalah cabang yang bekerja dengan membandingkan suatu nilai dengan beberapa nilai lainnya.

Nilai yang akan dibandingkan pada switch case akan diberikan nilai yang sama dari setiap case.

switch (nilai) {
    case variabel1:
       pernyataan akan di eksekusi, bila nilai = variabel1
        break;
    case variabel2:
        pernyataan akan di eksekusi, bila nilai = variabel2
        break;
    case variabel3:
       pernyataan akan di eksekusi, bila nilai = variabel3
        break;
    ...
    default:
        pernyataan akan di eksekusi, bila tidak ada variabel yang sama dengan nilai
} 

Contoh

switch (3) {
    case 1:
       echo "Pernyataan satu, dieksekusi";
        break;
    case 2:
        echo "Pernyataan kedua, dieksekusi";
        break;
    case 3:
       echo "Pernyataan ketiga, dieksekusi";
        break;
    ...
    default:
       echo "Pernyataan default dieksekusi karena setiap case tidak memenuhi kriteria";
} 

Output : Program ini menghasilkan output “Pernyataan ketiga, dieksekusi” karena pada case 3 memenuhi kondisi.

Demikian pembahasan kali ini dari mbreporter.it tentang cara membuat tabel di postgreSql. Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam review ini, jika ada saran dan masukan akan sangat bermanfaat bagi penulis. Silahkan berkomentar di bawah jika ada pertanyaan yang ingin ditanyakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *